Analisa Styling Kijang Kotak

Oleh :Jaya di Kusumah No. Lambung 035 – si HEJOZ
(Automotive Styling Designer)

Sebagaimana 1 lembar uang yang satu muka dengan muka lainnya berbeda tetapi justru harus demikian; andai muka satu dengan lainnya sama maka tidak berlaku uang tersebut. Masing2 lembar punya keistimewaan dan gaya masing2 walau nilainya sama. Artinya tiap muka mempunyai kelebihan dan kekurangan yang masing2 juga tidak memiliki.dan berbeda.

545431_461760473860542_68791028_n


Pada desain kijang juga demikian. berangkat dari desain yang serba garis keuntungannya pada tekukan mempunyai diameter yang sama tinggal stroke atau daya hentak tekuknya yang disesuaikan berapa besar dan kekuatannya ( sesuai kebutuhan). Kesiapan teknologi, SDM dan material nampak menjadi pertimbangan utama sementara itu untuk tidak terjadi permintaan akan styling maka kebutuhan lebih kepada kendaraan niaga yang 90% mungkin lebih melihat fungsional ketibang styling mobil itu sendiri. Maka tampaklah seperti yang sudah berlangsung hingga generasi III kijang kotak.
Saya Pemilik Kijang kotak 1983′. Tertarik akan jenis kendaraan ini dengan alasan 3 faktor :
1/ Era regulasi pemerintah akan industri manufaktur (khususnya otomotif) dengan mengeluarkan beberapa kepmen, pp.
2/ Momentum pergerakan desain styling otomotif di Indonesia secara blue print.
3/ Perkembangan khasanah pendidikan desain produk di Indonesia ( 1974)

Tidak bisa dikesampingkan bahkan dihilangkan bahwa kehadiran Kijang menjadi anomali jenis kendaraan disamping Sena dan Morina. Terlepas dari teknologi, bahan, desain Kijang telah membuat warna dan dalam perkembangannya dengan meneteskan warna lain akan membuat warna baru maka urutan perkembangannya berlangsung hingga sekarang New Innova.

Amatan kasat mata melalui ingatan maupun dokumentasi yang didapat pada “google” serta media cetak masa lalu maka Kijang mempunyai jenis/variant body styling yang paling banyak; Era eforia dan belum adanya aturan baku dalam pengelolaan rumah mobil (Karoseri) maka siapapun dapat membuat. Konsep ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) masih memberlakukan produksi ” Tailor Made” ( Bahan dan keinginan dari pemilik selanjutnya dikirim kembali ke ATPM untuk dijual ke konsumen).
179153_248317821963791_1083277267_n
Military Model
21119_248616115267295_1929006248_n
Odong-odong Model
969727_261291147333125_1503819720_n
Alto Model
Karya Kang jaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>